Minyak mentah Brent naik 83 sen atau 1,3 persen menjadi US$65,25 per barel. Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 79 sen atau 1,3 persen menjadi US$62,29 per barel.
Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Senin (15/2), setelah koalisi pimpinan Saudi yang bertempur di Yaman mencegat drone bermuatan bahan peledak
Minyak mentah Brent naik 2,19 persen menjadi US$40,13 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga naik 2,59 persen menjadi US$38,01 per barel.
Baik Direktur Institut Amerika di Taiwan, William Brent Christensen, maupun Tsai tidak berbicara di acara tahunan untuk tentara yang terbunuh pada pemboman China pada tahun 1958 di Kinmen, sebuah pulau yang dikuasai Taiwan dekat pantai daratan.
Setelah pengumuman ini, harga minyak mentah jenis WTI naik 5,1 persen ke US$ 33,13 per barel sementara Brent naik 5,1 persen ke US$ 34,93 per barel
Harga minyak mentah dunia turun pada Kamis (30/1) pagi setelah korban tewas akibat virus corona meningkat menjadi 170 orang.
Serangan awal balas dendam Teheran terhadap Pentagon ini meningkatkan momok konflik Timur Tengah, dan gangguan pada aliran minyak mentah.
Minyak mentah berjangka internasional, Brent, diperdagangkan pada USD63,61 per barel pada Jumat pukul 0700 GMT dengan penurunan 0,08 persen setelah ditutup pada USD63,66 per barel pada Kamis.
Minyak mentah Brent naik US$1,10, atau dua persen, pada angka US$60,72 per barel pada 11:33 ET (15.33 GMT), tetapi tetap pada jalur penurunan sekitar dua persen untuk minggu ini.
Harga minyak Brent Berjangka naik sebesar 7 sen menjadi $61,61 per barel pada 01.06 GMT. Sedangkan West Texas Intermediate (WTI) di pasar Amerika Serikat naik 20 sen, atau 0,3 persen, lebih tinggi ke harga $56,72 per barel.