Harga minyak mentah dunia turun pada Senin (2/9), setelah tarif baru Amerika Serikat dan China berlaku.
Kedua tolok ukur harga minyak dunia sejak dua minggu lalu sudah anjlok, Brent turun lebih dari 2 persen dan minyak mentah AS mengakhiri minggu sekitar 1 persen lebih rendah.
Minyak mentah Brent naik 30 sen, atau 0,5 persen menjadi US$64,01 per barel pada 00.13 GMT, setelah naik 0,4 persen pada sesi sebelumnya.
Harga minyak mentah dunia mencapai level tertinggi pada Kamis (11/7), pasca serangan terhadap kapal tanker Inggris di Teluk
Harga minyak mentah Brent Berjangka turun 42 sen menjadi US$64,44 per barel pada 10.18 GMT (17.18 WIB). Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 32 sen menjadi US$52,58 per barel.
Harga minyak mentah Brent, patokan global, naik USD1,38 menjadi USD 63,20 per barel pada 0854.
Minyak mentah berjangka Brent telah naik 82 sen, atau 1,3 persen menjadi US$62,64 pada 00.26 GMT. Sebelumnya Brent turun 0,5 persen pada Rabu.
Minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$69,77 per barel pada 10.16 GMT, turun US$1,22 dari penutupan terakhir mereka.
Minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$72,07 per barel pada 00.33 GMT, naik 10 sen atau 0,1 persen dari penutupan terakhir mereka
Minyak mentah berjangka Brent naik 96 sen, atau 1,3 persen di harga US$73,17 per barel pada 02.27 GMT, setelah sebelumnya menyentuh US$73,40, tertinggi sejak 26 April.