Indonesia baru mengisi 3,5 persen atau senilai USD 5,2 miliar dari kebutuhan pasar dunia terhadap produk-produk perikanan.
Sebagai negara yang memiliki potensi perikanan budidaya yang besar, maka Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan agar berbagai jenis penyakit yang dapat mengancam usaha perikanan budidaya agar tidak masuk dan menyebar ke dalam wilayah RI.
Keterlibatan para pemuda dengan ide, pemikiran dan inovasinya bisa melepas Indonesia dari jebakan pendapatan kelas menengah (middle income trap) dan meraih bonus demografi 2035.
Sejumlah asosiasi nelayan di Indonesia melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).
Kebijakan perikanan berbasis kuota dibangun berdasarkan pertimbangan ekologi dan ekonomi.
Produksi perikanan budidaya harus terus kita kembangkan, guna memenuhi kebutuhan pangan dan menggerakkan ekonomi nasional.
Menteri Trenggono menantang manajemen Freire untuk membuat kapal pengawas perikanan bagi Indonesia dengan panjang minimal 60 meter berstandar Offshore Patrol Vessel (OPV).
Mesin osmosis menghasilkan air tawar di kapal
Menjaga lingkungan laut tetap sehat
Mendukung Kebijakan Penangkapan Terukir Mulai 2022