Partai Golkar telah beranak pinak hingga melahirkan tujuh Parpol yang siap bertarung dalam Pemilu 2019. Sehingga bisa disebut PDIP saat ini dalam kepungan Partai Golkar.
Dalam rangka menghadapi Pemilu 2019, sejumlah partai politik (Parpol) "membeli" alias menarik calon anggota legislatif (Caleg) dari partai lain yang sudah duduk di DPR. Apa penyebabnya?
Hendri menilai Jokowi agak riskan jika menggandeng cawapres dari non parpol yang tidak memiliki basis massa. Pasalnya, tidak akan mampu mengkatrol elektabilitas.
Pasangan Syahri-Maryoto yang diusung PDIP dan NasDem ini meraih 59,8 persen suara. Sedangkan rivalnya, Margiono-Eko Prisdianto yang diusung sembilan parpol hanya memperoleh 40,2 persen suara.
Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur kedatangan dua ketua umum partai politik (parpol)
Polemik terkait rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) tentang larangan mantan narapidana tindak pidana korupsi menjadi calon anggota legislatif, harus segera diakhiri.
Cak Imin membocorkan, dalam acara bukber dengan ketum parpol nanti, dirinya berencana menemukan kecocokan.
Pada Pileg 2009, diterangkan Titi, ambang batas parlemen ditetapkan 2,5 persen dengan jumlah peserta 38 parpol. Kemudian di Pileg 2014, ambang batas parlemen adalah 3,5 persen dengan jumlah peserta 12 persen
Partai politik (Parpol) pendukung poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019 akan memperoleh keuntungan yang lebih besar. Apa saja keuntungan yang diperoleh poros ketiga?
Sejumlah partai politik (Parpol) menginginkan agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto legowo tidak maju sebagai calon presiden (Capres) dan menjadi king maker pada Pilpres 2019 mendatang.