Erdongan menjuluki pangkalan militer bersama itu sebagai simbol persaudaraan, persahabatan, solidaritas, dan ketulusan antara Ankara dan Doha.
Turki saat ini menampung sekitar 3,6 juta pengungsi Suriah, melebihi negara lain di dunia, dan sejauh ini Turki telah menghabiskan dana sebesar USD40 miliar untuk mereka, menurut laporan otoritas resmi.
Ankara menyebut permintaan Gedung Putih tersebut tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran hak kedaulatan Ankara.
Dalam sesi konferensi pers bersama Erdogan di Gedung Putih, politisi Republik itu menyebut dirinya merupakan penggemar Erdogan.
Akibat berbagai kritiknya yang pedas terhadap Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dia kehilangan kewarganegaraannya.
Erdogan menuturkan bahwa setiap buronan yang dicari dengan daftar merah harus diproses dengan hukum internasional.
Erdogan menyerukan kepada otoritas AS untuk menyerahkan Mazlum Abdi, komandan milisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang sudah dicari dengan daftar merah di Suriah.
Trump meminta negara-negara Eropa untuk menarik warga mereka yang menjadi militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh) di Suriah.
Majalah itu menuding Turki melakukan pembersihan etnis.
Ankara memandang YPG yang didukung AS sebagai organisasi teroris kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).