Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara berencana untuk melancarkan operasi di Suriah utara
Dia mengatakan, operasi militer Turki melawan pasukan Kurdi yang didukung oleh AS dapat dimulai dalam waktu dekat.
Erdogan telah memberikan batas waktu akhir September untuk zona 30 kilometer (19 mil) yang akan dibangun
Dia dibuat tercengang, karena kondisi tempat tinggal Gulen tak seperti yang digambarkan pemerintah Erdogan. Sederhana. Dan hanya di sana-sini dipenuhi dengan buku-buku.
Erdogan dituding telah melanggar hak asasi manusia di negaranya, pasca penahanan ratusan bayi dan anak-anak di penjara Turki bersama ibu mereka.
PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi
Israel dikenal sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah, namun tidak mengkonfirmasi atau menyangkal memiliki bom atom.
Turki sangat penting dalam perang melawan Islamic State Iraq and Syria (ISIS) dan menghalangi rezim Assad untuk melakukan kejahatan kemanusiaan.
Sekitar 28 keluarga yang mengadakan demonstrasi di provinsi Diyarbakir mengklaim Partai Demokrat Rakyat (HDP) merekrut secara paksa anak-anak mereka ke dalam jaringan teroris PKK.
Ankara akan membahas pembelian rudal Patriot Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan antara para pemimpin kedua negara akhir bulan ini.