AS mulai memperkuat kehadirannya di wilayah Teluk Persia bulan ini dalam menanggapi dugaan ancaman dari Iran. Teheran mengecam langkah AS itu sebagai perang psikologis.
Takht-Ravanchi menegaskan bahwa justru Teheran menjadi korban terbesar dan musuh terkuat terorisme di kawasan itu.
Diplomasi tidak bisa dilakukan saat ini, di mana ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS) sedang memuncak.
Trump bersedia terlibat dalam negosiasi dengan Iran, jika Negeri Para Mullah itu sudah siap di tengah tekanan sepihak Washington terhadap Teheran.
Iran meminta Amerika Serikat (AS) untuk berbicara kepada Teheran dengan hormat.
Trump mengatakan akan menghancurkan Teheran jika menyerang kepentingan negaranya
Bahrain memperingatkan warganya tidak bepergian ke Iran dan Irak, dan memerintahkan mereka yang sudah ada di Teheran untuk segera kembali pulang
Nada melunak kedua negara ini sangat kontras dengan tindakan Washington dan Teheran di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.
Kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, China juga mendukung Teheran melindungi kepentingannya.
Hal itu disampaikan lewat cuitan pada Jumat (17/5) petang, sembari mengecam pemberitaan media yang menyampaikan kabar tidak akurat mengenai Teheran.