Pada bulan ini saja, Taliban mengklaim melakukan dua serangan teroris besar di ibu kota Afganistan. Ledakan bom bunuh diri pada Sabtu menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai sekitar 200 lainnya
Seminggu sebelumnya, orang-orang bersenjata yang terkait dengan Taliban melakukan pengepungan lebih dari 12 jam di Hotel Intercontinental Kabul.
Caranya dengan melewati sebuah pos pemeriksaan polisi di sebuah zona aman, di kawasan kantor-kantor pemerintah.
Pemngeboman terjadi seminggu setelah pasukan bersenjata Taliban menyerang Intercontinental Hotel di ibukota Afghanistan, menewaskan 22 orang, termasuk empat orang Amerika.
Pengepungan dimulai pada Sabtu malam, setelah lima pembom bunuh diri Taliban menyerbu hotel mewah enam-lantai di kota tersebut.
Pria tersebut mengatakan bahwa dia selamat setelah mengatakan bahwa dia seorang Afghanistan.
Hubungan antara AS dan Pakistan telah tegang selama bertahun-tahun karena dukungan Islamabad terhadap militan jaringan Haqqani, yang bersekutu dengan Taliban Afghanistan.
Petempur Taliban juga telah mengkonfirmasi baku-tembak itu dan menyatakan, 14 personel keamanan tewas dalam bentrokan pada pagi hari.
Bom mobil bunuh diri dan serangan bersenjata di provinsi Afghanistan menewaskan sedikitnya 33 orang, termasuk kepala polisi, dan melukai 160 lainnya.