Berkelahi dengan Fotografer di Festival Film Cannes 2025, Denzel Washington tak Hadir di Konferensi Pers
Dalam UU Pers jelas, kata-kata balas dengan kata-kata. Berita yang gak benar, beri hak jawabnya, itu paling fair. Karena juga enggak ada dampak apa-apa terhadap perkara ini.
Satgas Antipremanisme harus menindak dan menangkap mereka jika melakukan aksi tindak pidana yang sangat merugikan masyarakat.
Tanggal 3 Mei kerap dikenal luas sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day/WPFD). Namun, peringatan ini bukanlah satu-satunya, hari ini juga menjadi momen peringatan untuk sejumlah isu penting lainnya—baik di tingkat nasional maupun global.
Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia, sebuah momentum penting untuk meneguhkan komitmen terhadap kebebasan berekspresi dan kemerdekaan pers.
Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia. Tahun ini, peringatan tersebut menandai 30 tahun perjalanan sejak dicanangkannya oleh Majelis Umum PBB pada Desember 1993, mengikuti rekomendasi UNESCO.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2025 dan HUT PWI Ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dokumen berkas perkara tersebut diberikan atas permintaan Dewan Pers.
Ini pendapat saya ya, kalau itu berkaitan dengan produk jurnalis, maka itu jelas tidak boleh dikriminalisasi, dipidana, karena itu berkaitan dengan produk jurnalis. Tapi penggunaan pasalnya adalah pasal 21 perintangan penyidikan, yang saya ketahui itu tidak lazim dan tidak biasa.
Anggota Komisi I DPR RI dari Faksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syamsu Rizal menilai jika sengketa terkait karya jurnalistik harusnya melalui Dewan Pers.