Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan indikasi pelanggaran kode etik yang dilaporkan Indonesian Corruption Watch (ICW) itu.
Peneliti ICW, Wana Alamsyah mengatakan bahwa selain Firli, Deputi Penindakan KPK, Karyoto pun ikut dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik OTT UNJ
Rektor UNJ, Komarudin, mengatakan saat ini jumlah publikasi ilmiah internasional UNJ di jurnal terindeks Scopus sudah mencapai 1.500 artikel.
Akreditasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengalami penurunan menjadi B, pasca terbongkarnya kasus plagiarisme di jenjang pascasarjana.
Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, permintaan tersebut setelah terungkapnya Firli Bahuri yang memerintah KPK untuk menangani adanya dugaan gratifikasi di UNJ
Dewas KPK menunda putusan sidang etik terhadap Plt Direktur Pengaduan Masyarakat Aprizal terkait dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Wakil Rektor III Universitas Negeri Jakarta, Dr. Abdul Sukur mengatakan, rangkaian ajang yang berlangsung secara daring (online) tersebut telah berlangsung sejak 21 Mei dan berakhir pada 20 Juli 2020 mendatang, serta diikuti oleh 4.475 peserta dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia.
Tindakan Itjen Kemendikbud yang ikut dalam OTT KPK terhadap Pegawai UNJ dipertanyakan, sebab tindakannya itu tidak sesuai dengan perannya.
Inspektorat Jenderal Kemdikbud bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap percobaan gratifikasi di lingkungan Kemendikbud, yang melibatkan Rektor UNJ.
Rektor UNJ itu diduga melakukan pemberian gratifikasi