Kemenangan ini juga disebut-sebut sebagai perubahan besar sejak Turki berdiri pada 1923 silam.
Jumlah suara yang mendukung kelanjutan Erdogan yang masih berproses sebanyak 51,32 persen dan yang menolak sebanyak 48,68 persen
Suara pendukung perubahan konstitusi Turki menang tipis 51,7 persen dari sekitar 95 persen suara yang sudah masuk, lapor kantor berita Anadolu.
Pada kampanyenya, Erdogan mengatakan, perubahan itu penting dilakukan demi mengatasi tantangan keamanan yang dihadapi Turki dan menghindari koalisi pemerintahan yang rapuh
Menurutnya larangan yang diberlakukan sejak 1980-an itu hanya sisa-sisa paham liberalis dari masa lalu.
Menteri Ketenagakerjaan Turki, Mehmet Muezzinoglo menyebutkan sebanyak 125.485 orang yang saat ini bekerja sebagai pegawai negeri
Salah satunya membicarakan terkait penembakan di klub Reina, Istanbul, Turki.
Pasca kudeta gagal itu, sekitar 36 ribu orang telah dipenjara dan menanti persidangan terkait tuduhan keterlibatan dalam upaya kudeta
Water canon terpaksa dilepaskan setelah pengunjuk rasa melakukan tindakan anarkis untuk melewati hadangan polisi.
Murat Sabuncu, pemimpin redaksi harian Cumhuriyet, ditangkap dan ditahan oleh pemerintah Turki pada Senin (31/10), demikian laporan media setempat.