Dius diperiksa untuk tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) dan kawan-kawan
Masyarakat Papua mengeluhkan tidak maksimalnya pelayanan publik di Papua karena gubernurnya sakit dan diduga telibat hukum serta wakilnya tidak ada karena meninggal dunia.
Upaya itu dilakukan dengan mengirimkan anggota KPK beserta tim independen yang terdiri dari dokter Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ke Papua.
KPK menduga telah terjadi transaksi suap dan gratifikasi dalam pekerjaan proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.
Lukas Enembe dikabarkan sedang sakit, sehingga tidak bisa menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi oleh KPK.
Mereka diperiksa terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka.
Kami setuju kalau Pemerintah Pusat mengambil Langkah-langkah strategis guna (menjaga) penyelenggaraan pemerintahan di Papua kepada rakyat supaya dapat berjalan. Kami mendukung sekali, masyarakat Papua sangat membutuhkan pelayanan pemerintah.
Sudah muncul suara masyarakat yang mengeluh tidak bisa mendapatkan pelayanan karena pejabat yang hendak ditemuinya di kantor gubernur tidak berada di tempat.
Tujuan Firli Bahuro ke Papua ialah untuk mengecek langsung kondisi kesehatan Lukas Enembe.
Mereka datang bersama dokter pribadi Lukas Enembe, Anton Mote guna menjelaskan kesehatan terkini Lukas.