Bagi kami orang Jayapura, kami tidak setuju, karena kita di Jayapura juga punya kepala suku besar. Jadi kalau bapa Lukas ini kami tahu sebagai Gubernur Papua untuk semua masyarakat lewat Pemerintah. Tapi lewat adat, kami orang Jayapura tidak tahu bapa Lukas sebagai Ondoafi terbesar untuk orang Papua.
Lukas Enembe hanya dikenal sebagai gubernur bukan kepala suku besar Papua.
Para pemuda harus bijaksana dalam melihat sebuah perspektif peristiwa yang sedang terjadi di Papua. Berkaitan dengan kasus korupsi seharusnya sudah kewenangan negara untuk melakukan proses hukum dan tidak boleh mengaitkan kasus korupsi dengan perjuangan Papua merdeka.
Ia meminta semua pihak untuk tidak membangun atau menggiring opini-opini bahwa Papua ini memiliki satu Kepala Suku besar seperti Pak Lukas Enembe.
Data BPS Papua Barat mencatat bahwa pada tahun 2019-2021, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Sorong Selatan merupakan yang tertinggi setelah Kota Sorong.
Istri Lukas Enembe bernama Yulce Wenda dan anak Lukas Enembe, Astract Bona Timoramo Enembe dipanggil sebagai saksi.
Sehingga kalau terjadi kasus korupsi seperti ini, kita harus jelaskan kepada masyarakat, bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan soal pelanggaran HAM, tapi ini adalah murni kasus penyalahgunaan kewenangan.
Pemblokiran rekening ini berkaitan dengan proses penyidikan kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di Provinsi Papua
Masyarakat tidak perlu melakukan intervensi terhadap kasus Lukas Enembe.
Mereka sedianya diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur di Provinsi Papua.