Serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak akan menjadi pelengkap bagi keputusan penting parlemen Irak untuk mengusir pasukan asing serta keinginan negara kawasan mengakhiri kehadiran AS dan arogansi global di kawasan tersebut.
Inggris mengutuk serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer koalisi perumahan Irak
Mark Milley mengatakan serangan rudal Iran yang menyasar pangkalan militer di Irak, dimaksudkan untuk membunuh personil tentara AS.
Serangan tersebut hanya beberapa jam setelah Iran meluncurkan lusinan rudal, yang menargetkan pangkalan militer koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat (AS).
Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan akan memanggil duta besar Iran atas serangan rudal balistik Teheran di pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan koalisi yang dipimpin AS, karena melanggar kedaulatan Irak.
IRGC menembakkan sejumlah rudal ke arah Ain al-Assad Airbase di provinsi Anbar Irak barat, dan pos terdepan di Erbil, ibukota Kurdistan Irak semi-otonom, yang keduanya menampung pasukan AS. .
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengutuk serangan rudal Iran, yang menargetkan pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat
Puluhan rudal permukaan ke permukaan ditembakkan di pangkalan udara strategis AS. Serangan itu kemudian dikonfirmasi oleh para pejabat Washington.
Pernyataan yang disampaikan Gedung Putih pada Kamis (2/1) itu muncul sehari setelah delapan orang tewas, dalam serangan rudal Suriah di provinsi tersebut.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan, tidak ada lagi alasan Pyongyang untuk terikat moratorium deklarasi balistik rudal balistik dan uji coba bom nuklir.