Kementerian Koperasi dan UKM mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kompetensi para pelaku koperasi dan UMKM di bidang perikanan melalui kegiatan bimbingan dan konsultasi dengan praktisi dan ahli di bidang tersebut.
Kemendes PDTT menduduki peringkat delapan dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan nilai 83,07 atau berada diatas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dengan nilai 82,08.
Rifky Effendi Hardijanto menekankan fungsi cold storage guna menjaga kualitas produk perikanan.
Bahkan salah satu dampaknya ialah penghentian usaha ekspor hasil perikanan, karena harga jual dengan produk perikanan tidak kompetitif.
Target tersebut meningkat dibandingkan nilai investasi dua tahun sebelumnya sebesar Rp151,38 miliar (9,18 persen dari total nilai investasi asing), dan menduduki peringkat ketiga sebagai negara investor terbesar di sektor perikanan.
Survei Penilaian Sumberdaya Perikanan, sebuah studi luas oleh Badan Lingkungan Hidup - Abu Dhabi (EAD), mengungkapkan bahwa lebih dari 85 persen populasi sheri (ikan kelinci) dan hammour (kerapu) telah musnah.
Rencana tersebut dinilai tidak berdampak apapun dalam peningkatkan perikanan yang berkelanjutan.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, ekspor udang masih menjadi primadona hingga akhir tahun ini, dengan hasil US$1,8 miliar, dan volume 180.000 ton.
Pada 2014 angka konsumsi ikan nasional sebesar 38,14 kg per kapita per tahun. Selanjutnya berturut-turut sebesar 40,9 kg/tahun pada 2015; 43,88 kg/tahun pada 2016; 47,12 kg/tahun; dan, 50 kg/tahun pada 2018.