Politikus PPP Abraham Lunggana alias Haji Lulung memaafkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Lulung menegaskan konsistensi dirinya tak bisa dibayar dengan konsekuensi politik apapun.
Pria yang biasa disapa haji Lulung tersebut menyatakan dirinya tak akan berubah sikap politik sebagai lawan Ahok.
Keputusan DPP PPP kubu Djan Faridz mendukung Ahok-Djarot tersebut bertolak belakang dan DPP PPP kubu Romahurmuziy (Romi) yang mengusung pasangan cagub-cawagub DKI Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.
Keputusan Djan akan bertolak belakang dengan keinginan konstituen dan para alim ulama yang menginginkan pemimpin muslim di DKI.
Keputusan partai yang tergabung dalam poros Cikeas untuk mengusung Agus-Sylvi ke Pilkada DKI telah melalui survei dan perhitungan politik yang cukup matang.
Tudingan cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada cawagub DKI lawannya Sandiaga Uno ternyata menyisakan unek-unek di benak politisi PPP Abraham Lunggana
Lulung bantah merapat ke kubu tim pemenangan Ahok.
Banyak kader PPP yang beranjak dari posisinya untuk mengajak Agus pose bersama untuk foto welfie.
Lulung tengah mempertimbangkan dua kandidat cawagub-cawagub diantara Agus-Sylviana dan Anies-Sandiaga untuk didukungnya.