Angkatan udara China pada Sabtu (19/9) merilis video yang menunjukkan pembom H-6 berkemampuan nuklir, yangh terlibat dalam banyak penerbangan China di Taiwan, sedang berlatih.
Ketiga negara tersebut menambahkan akan terus berkomitmen untuk sepenuhnya melaksanakan resolusi Dewan Keamanan 2015 yang mengabadikan pakta tersebut, yang juga termasuk Rusia dan China.
Pompeo menegaskan meskipun Uni Eropa dan PBB tidak setuju dengan keputusan AS menarik diri dari Pakta Nuklir 2015 pada 2018, dan menerapkan kembali sanksi sepihak terhadap Iran, AS bertujuan untuk menjaga keamanan dunia.
Badan Energi Atom Internasional dan Iran setuju memperkuat kerja sama dan meningkatkan rasa saling percaya untuk memfasilitasi implementasi penuh Perjanjian Pengamanan Komprehensif Iran (CSA) dan Protokol Tambahan (AP).
Sebanyak 13 anggota DK PBB menentang langkah Washington karena menggunakan proses yang disepakati di bawah kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia yang dihentikan dua tahun lalu.
Kunjungan Grossi dilakukan setelah Washington minggu lalu mendorong Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan kembali sanksi internasional terhadap Teheran yang dicabut berdasarkan kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan kekuatan dunia.
Unilateralisme pemerintah Amerika Serikat (AS) tidak disukai dan tindakan hegemoniknya pasti akan gagal.
AS telah memberlakukan sanksi sepihak dan ilegal terhadap Iran sejak menarik diri dari kesepakatan internasional penting tentang program nuklir Iran pada 2018.
Alasan penolakan itu karena Washington telah menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran dua tahun lalu