SYL menjelaskan tentang tidak perlu impor beras yakni hingga saat ini Indonesia memiliki cadangan beras yang cukup banyak.
Produksi beras yang relatif stabil dengan jaringan distribusi yang sudah terbangun, membuat harga beras tidak mengalami gejolak yang signifikan.
Stok beras masih melimpah karena saat ini masih dalam periode panen raya sampai beberapa bulan ke depan.
Stok cadangan beras pemerintah masih terus terjaga dengan, yaitu sebanyak 1,4 juta ton yang juga merupakan batas aman sesuai penugasan pemerintah yaitu sebanyak 1 juta ton hingga 1,5 juta ton beras.
Bupati Pelalawan, Zukri Misran menyatakan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Riau, maupun di daerahnya.
Upaya Badan Litbang Pertanian kali ini, adalah sebagai penyediaan varietas unggul padi khusus spesifik lokasi dan teknologi pendukungnya.
Rivai mengatakan, masa pandemi Covid-19 saat ini justru menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan produk-produk Indonesia ke pasar Arab Saudi.
Bulog seharusnya bisa mendistribusikan beras ke wilayah lain yang kuotanya belum terpenuhi.
Ketahanan pangan juga diikuti dengan meningkatkan nilai tambah dan perluasan pasar pangan khususnya pangan lokal untuk kebutuhan makanan pengganti beras dan stamina tubuh atau kesehatan.
Sebagai bentuk dukungannya terhadap hasil produksi beras lokal, Bupati sudah melaunching pembelian beras produksi petani lokal oleh ASN diluncurkan sejak 29 April 2021.