Dengan dukungan pertanian dari saudara sebangsa di Merauke, maupun dari berbagai daerah lumbung beras lainnya, Indonesia bisa surplus beras.
Produksi padi 2020 sebesar 54,65 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebanyak 45,17 ribu ton atau 0,08 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 54,60 juta ton GKG.
Sumatera Selatan merupakan penghasil beras ke lima nasional sehingga harus ada akselerasi perluasan pasar untuk menjamin harga gabah/beras petani yang menguntungkan terutama di masa panen raya
Pertanian adalah menjadi jawaban dari aktivitas-aktivitas pemerintah yang secara kasat mata meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Penduduk pesisir dapat memanfaatkan potensi pangan non beras yang dapat dikelola di lahan daratan di sekitar wilayah pesisir.
Penyerapan gabah dan beras ini perpedoman sesuai dengan standar mutu yang diatur dalam Permendag Nomor 24 Tahun 2020 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta persyaratan kualitas internal Bulog.
Salah satu yang sudah menjadi kebiasaan petani adalah budidaya padi gogo pada lahan kering.
Serapan harian Bulog tahun ini rata-rata sudah mencapai 10 ribu ton perhari, dan ini akan cenderung meningkat lagi dalam beberapa minggu ke depan.
Keputusan Presiden Joko Widodo untuk tidak mengimpor beras sampai Juni 2021, disambut baik Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Di tahun 2019 volume ekspor beras ini mencapai 230,2 ton, dan tahun 2020 sebesar 341,1 ton.