Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman menegaskan bantuan excavator yang diberikan Kementan untuk mengoptimasi lahan rawa di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), harus digunakan secara berkelompok seperti brigade.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hari ini (25/5) meninjau langsung dua lokasi lahan rawa di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel yang termasuk dalam program Serasi.
Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) mendapat sambutan positif dari daerah yang memiliki lahan rawa.
Sembalun memiliki potensi 4000 hektare lahan.
Cekcok antara pemukim dan penduduk setempat pun terjadi, sehingga tentara Israel terpaksa turun tangan.
Setelahnya, pada 2020, penyiapan regulasi, kelembagaan, lahan dan rencana tata ruang menjadi fokus tahapan pemindahan IKN. Tahap ini dilaksanakan melalui lima langkah utama
Dalam sesi Kunjungan Lapangan Amran Sulaiman bertandang ke lahan persawahan di 1475, Hirabara-Shi, Niigata-Ken untuk mendapatkan fact finding budidaya padi di Jepang.
Gerakan GEMPITA menjadi jawaban kongkrit kementan mengatasi krisis petani sekaligus merevitallisasi potensi lahan pertanian sebagai sumber utama pendapatan masyarakat Garut.
Pasuruan memiliki sekitar 3.000 hektare lahan yang cocok untuk bawang putih.
Lahan sawah eksisting di rawa saat ini ada sekitar 1.05 juta hektare yang berpotensi ditingkatkan IP-nya dari 100 menjadi 300 dan provitasnya dari dua menjadi enam ton per hektare.