Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) memuji prestasi Iran dalam program rudal balistiknya meskipun ada beberapa dekade sanksi yang diberlakukan Washington.
Pernyataan Pompeo itu tak lama setelah Teheran mengumkan akan memulai kembali pengayaan uranium di situs tersebut sebagai bagian untuk mengurangi kepatuhan di bawah kesepakatan nuklir 2015.
Keengganan Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam konferensi tersebut merupakan kendala utama dalam membentuk zona bebas senjata nuklir seperti di Timur Tengah.
Iran menekankan bahwa tindakan balas dendamnya dapat dikembalikan seperti semula begitu Eropa menemukan cara praktis untuk melindungi perdagangan bersama dari sanksi AS.
Korea Utara memberikan waktu AS hingga akhir tahun untuk memudahkan sikapnya terhadap negara itu.
Iran memproduksi setidaknya 5,5 kilogram uranium yang diperkaya rendah per hari, dibandingkan dengan produksi sebelumnya sekitar 450 gram per hari.
Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, cepat atau lambat Indonesia pasti akan membangun tenaga nuklir.
Badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan bahwa inspektur-inspekturnya telah menemukan partikel-partikel uranium
Beberapa tugas rumah yang menunggu Grossi, di antaranya polemik kesepakatan nuklir Iran 2015, yang nasibnya masih diragukan setelah penarikan AS secara sepihak dari perjanjian multilateral dan kegagalan Eropa untuk memenuhi akhir dari perundingan.
Zarif menambahkan, Iran tidak akan pernah menerima pendekatan zero sum game (satu dapat manfaat, yang lain tidak, Red) untuk memecahkan krisis setelah AS memutuskan meninggalkan kesepakatan nuklir multilateral 2015 antara Iran dan negara adidaya.