Studi: Kebahagiaan ternyata lebih meningkatkan kepuasan hidup daripada aktivitas fisik atau olahraga
Peneliti dari University of Florida menemukan bahwa orang dewasa dengan lebih banyak kebiasaan sehat memiliki otak yang tampak lebih muda secara biologis. Tak hanya itu, penuaan otaknya juga berlangsung lebih lambat selama dua tahun masa studi.
Selama ini, kesehatan sering dipandang sebagai hasil dari pola makan, olahraga, dan genetika. Namun, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa koneksi sosial yang kuat sepanjang hidup juga memainkan peran besar dalam memperlambat proses penuaan.
Kebiasaan sehari-hari yang tampak sederhana ternyata bisa menjadi kunci menjaga kesehatan otak di usia lanjut. Temuan ini berasal dari studi dua tahun di Amerika Serikat yang melibatkan lebih dari dua ribu peserta lansia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengapresiasi pembukaan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Peneliti memperingatkan bahwa kopi dan teh panas yang dikonsumsi setiap hari mungkin mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi. Partikel ini tak kasat mata, namun kini ditemukan di hampir semua minuman yang diuji dalam studi terbaru.
Studi Ungkap Manfaat Jalan di Alam Terbuka untuk Kesehatan Mental dan Motivasi
Penelitian ini melibatkan lebih dari 85.000 orang dewasa dan menemukan bahwa mereka yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di bawah 18,5 berisiko hampir tiga kali lebih tinggi untuk meninggal dini.
Studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Neurology menemukan bahwa orang dengan insomnia memiliki kemungkinan 40 persen lebih besar mengalami penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir.
Sebuah studi terbaru dari King’s College London mengungkap kemungkinan alasan mengapa Alzheimer lebih banyak menyerang perempuan.