Kulit manusia ternyata punya peran lebih besar dalam menentukan kenyamanan suhu di dalam ruangan dibandingkan suhu udara itu sendiri. Sebuah tinjauan global terhadap 172 studi ilmiah membuktikan bahwa suhu kulit berkaitan erat dengan bagaimana seseorang merasakan kenyamanan termal.
Minum kopi sambil menjalani pengobatan antibiotik bisa jadi bukan ide terbaik. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa kafein dapat mengganggu efektivitas antibiotik tertentu dalam melawan bakteri seperti Escherichia coli (E. coli).
Pandangan lama bahwa evolusi adalah hasil dari mutasi acak dan seleksi alam kini mulai digeser. Sebuah studi revolusioner dari tim ilmuwan Inggris menunjukkan bahwa proses evolusi ternyata memiliki pola yang dapat diprediksi
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS One membuktikan bahwa elemen-elemen musik seperti tempo, energi, dan tingkat akustik dapat memengaruhi cara seseorang mengingat masa lalu. Studi ini dilakukan oleh dua peneliti dari Inggris, Safiyyah Nawaz dan Diana Omigie.
Musik selama ini dikenal mampu mencerahkan suasana hati, membuat aktivitas berat terasa lebih ringan. Namun, studi terbaru dari UCLA mengungkap bahwa musik juga berperan penting dalam menguatkan memori—asal menimbulkan respons emosional yang tepat.
Sebuah studi dari University of California, Los Angeles menunjukkan bahwa orang yang otaknya merespons dunia dengan cara serupa cenderung lebih mudah menjadi teman dekat. Sebelum percakapan terjadi, otak mereka mungkin sudah lebih dulu “selaras”.
Studi Temukan Risiko Serangan Jantung Melonjak saat Panas dan Lembab Ekstrem
Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Oulu, Finlandia, dan dipublikasikan di Environmental Research. Ini adalah studi pertama yang meneliti dampak kebisingan lalu lintas terhadap kesehatan mental pada lebih dari 114.000 anak dan remaja dalam periode hingga 10 tahun.
Kennedy Ragukan Vaksin, Studi Temukan Kandungan Aluminium Tidak Berisiko
Selama ini, gosip kerap diasosiasikan dengan hal negatif—tajam, tak berguna, bahkan bisa merusak hubungan sosial. Namun sebuah studi dari University of California, Riverside justru menemukan bahwa kebiasaan ini bisa berdampak positif dalam hubungan romantis.