Partai Golkar meminta agar PDIP tidak memonopoli tim pemenangan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni diyakini tidak begitu sulit untuk menyingkirkan kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta. Apa alasannya?
Partai pendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat mulai pecah kongsi.
Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung nanti yakni Agus Yudhoyono-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, dinilai sebagai kandidat yang sebanding kuat untuk menjadi pemenang Pilkada.
PDIP merasa klaim sebagai parpol pengusung utama Ahok tidak salah
Kekuatan parpol-parpol pedukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat mulai gembos alias tidak solid.
Politisi yang menjabat juru bicara tim pemenangan Ahok tersebut mengatakan pihaknya sangat terbuka terhadap PDIP yang belakangan baru bergabung.
PDIP meminta agar ketua tim pemenangan Ahok-Djarot disesuaikan pada jumlah suara partai yang tergabung dikoalisi.
Ternyata pesaing Ahok sudah ditentukan. Disebutkan, pesaing Ahok tersebut merupakan figur yang memiliki elektabilitas dan potensi dukungan yang sama kuatnya dengan Ahok.