Sang revolusioner muncul di sebuah acara gala di Teater Karl Marx Havana bersama saudaranya, Presiden Raul Castro, dan sekutu Kuba, Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Media lokal melaporkan, perjanjian tersebut menyangkut 5 juta dosis awal, tetapi Vietnam telah mengesahkan pembelian 10 juta dosis secara total.