Pemerintah Gedung Putih mengkonfirmasi pada Senin (13/11) bahwa pihaknya bermaksud melakukan dialog dengan Korea Utara sejauh menyangkut denuklirisasi.
Anwar Gargash menyebut rudal buatan Iran yang dilepas dari Yaman ke ibukota Saudi awal bulan ini sebagai eskalasi berbahaya.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Sabtu (11/11) bahwa ia tidak menyadari sepucuk surat yang dikirim dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kepada Vladimir Putin.
Keputusan tersebut muncul setelah Pyongyang melepaskan rudal pada 28 Juli yang mendekati pesawat yang membawa 323 penumpang di dalamnya
GMD adalah satu-satunya sistem pertahanan rudal Amerika Serikat yang benar-benar dapat menembak jatuh ICBM (bahkan yang dilakukan Korea Utara)
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan serangan rudal Yaman yang menargetkan Riyadh adalah reaksi terhadap agresi Saudi.
Iran memasok rudal yang ditembakkan ke Makkah pada bulan Juli, dan terakhir di Riyadh Sabtu lalu. Keduanya diluncurkan dari Yaman.
Pemerintah Amerika Serikat memuji Arab Saudi karena berhasil membongkar peran Iran di Yaman dan penyediaan sistem rudal Teheran kepada milisi Houthi yang berperang di wilayah tersebut.
Sekutu gabungan itu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Iran sebagai dalang atas serangan.
Pertahanan udara Arab Saudi mencegat kiriman rudal Yaman, dan mendaratkannya ke dekat bandara Riyadh. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa