KPK berkemungkinan menyelisik aliran uang ke Partai Golkar setelah penyidikan kasus dugaan suap dana hibah ini rampung.
Belum diketahui materi apa yang digali penyidik KPK kepada Eddy. Namun, KPK saat ini sedang mengusut kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara PT Lippo Group di MA.
KPK menyita uang tunai sebagai barang bukti dalam OTT tersebut. Jumlah uang yang disita masih dalam penghitungan.
Uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara dugaan korupsi terkait pengurusan izin hak guna usaha (HGU)
Adapun ASN yang mengajukan diri dan sepakat untuk memberikan sejumlah uang itu akan dipilih dan dinyatakan lulus oleh bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, politik harus membawa kesejahteraan dan politik uang tidak baik untuk demokrasi.
Peretas China Curi Uang Bantuan COVID-19 AS Senilai Puluhan Juta Dolar.
Dilanjutkannya kasus ini terlihat dari langkah tim penyidik memeriksa lima orang sebagak saksi pada hari ini, Senin (5/12).
KPK menduga uang itu mengalir ke para tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyalahgunaan kewenangan dalam kerja sama pengangkutan batu bara
KPK menduga uang tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua.