Pembangunan pariwisata memiliki arti yang sangat penting jika ditinjau dari berbagai aspek. Dari sisi ekonomi, dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), baik melalui devisa maupun perputaran ekonomi.
PDB sektor pertanian pada kuartal-I 2019 positif dan mengalami peningkatan dengan kontribusi sebesar 1,81 persen.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM atas capaiannya dalam meningkatkan kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Karena itu, kepada Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Kepala Negara menyampaikan pesan supaya capaian itu ditingkatkan lagi
Pertumbuhan PDB di ekonomi terbesar ketiga di Asia berkurang menjadi 6,6 persen pada kuartal ketiga, penurunan berturut-turut dari 7,1 persen dalam tiga bulan hingga akhir November.
Kendati Pemerintah mengumumkan pengangguran menurun, kemiskinan menurun, gini rasio membaik, pertumbuhan ekonomi 5,23%, tapi pemerintah juga menghadapi defisit transaksi berjalan (3% terhadap PDB), defisit anggaran.
Survei BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Triwulan II Tahun 2018 yang menyatakan kontribusi pertanian pada laju partumbuhan PDB mencapai 13,63 persen.
PDB Turki yaitu sekitar USD 850 miliar pada 2017, sementara AS mencapai USD 19 triliun lebih, Jerman pada USD 3,8 triliun, dan Inggris sebesar USD 2,6 triliun.
Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan, setiap tahun tidak boleh utang lebih dari 3 persen dari total PDB
Sementara ekonomi Indonesia triwulan I-2018 terhadap triwulan I-2017 tumbuh 5,06 persen (y-on-y) meningkat dibanding capaian triwulan I-2017 sebesar 5,01 persen.
Kuliner Indonesia menyumbang lebih dari 400 triliun pemasukan Produk Domestik Bruto (PDB)