Pasalnya, hingga saat ini nasib 50 ribuan honorer K2 yang lulus PPPK belum jelas, sejak usainya rekrutmen PPPK yang digelar pada Februari 2019 lalu.
Hal ini disampaikan di depan 37.556 guru yang memadati Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (30/11) pagi, dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2019.
Sebuah unggahan di Twitter pada Selasa (26/11) siang, merevisi pidato menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Maju itu layaknya skripsi mahasiswa tingkat akhir.
Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) 2019, Unifah menyebut hingga saat ini kesejahteraan guru belum terpenuhi. Sebab, 52 persen guru di Indonesia masih berstatus honorer dan swasta.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan bahwa guru harus menjadi fokus perhatian pemerintah, mengingat profesi yang satu ini memiliki tugas dan kewajiban mendidik anak bangsa.
Hari Guru Nasional 2019 diperingati oleh semua kalangan. Dan ini pesan dari Mendikbud baru Nadiem Makarim.
Bagi PDI Perjuangan, guru berperan sentral di dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
Gus Udin menilai, momentum hari guru ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas guru yang ditopang oleh apresiasi yang layak dari Pemerintah.
Ketua DPR RI Puan Maharani memiliki harapan besar dalam peringatan Hari Guru pada Senin 25 November 2019. Menurut Puan, guru memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan SDM yang menjadi fokus program pemerintah saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Dewi Sartika mengatakan, pemerintah menganggarkan total Rp530 miliar untuk pemberian insentif tersebut.