Denda tersebut datang di tengah upaya perdamaian AS dan Korut, serta strategi Presiden AS Donald Trump membujuk pemimpin Korut Kim Jong Un, agar melucuti fasilitas nuklir Pyongyang.
Presiden Rusia menjawab pertanyaan dari 2.000 wartawan di konferensi pers tahunan di Moskow.
Hingga November tahun ini, jumlah pembelot Utara yang tinggal di Selatan telah mencapai 32.381 orang
Kematian Kim Jong Il pada 17 Desember 2011, mendorong putranya ke tampuk kekuasaan saat masih berusia akhir 20-an dan sosok yang tidak diketahui di luar Korea Utara.
Pemerintah Iran mengatakan pihaknya sudah melakukan uji coba 40-50 rudal setiap tahunnya.
Kelompok lain melakukan aksi duduk untuk memprotes kunjungan Kim ke Seoul. Mereka menyebut rencana kunjungan Kim dibatalkan dan menuntut agar Korea Utara membuat janji untuk membongkar fasilitas nuklir dan meminta maaf atas provokasi militer masa lalunya sebelum berencana mengunjungi Seoul.
Rouhani mengatakan tekanan AS terhadap Iran jelas saat Trump keluar dari kesepakatan nuklir 2015, juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).
SPV dikembangkan sebagai mekanisme konversi keuangan yang tidak terpengaruh oleh sanksi AS
Rouhani mengatakan, Washington tidak akan berhasil memangkas hubungan ekonomi Iran dengan kawasan dan dunia.
Peningkatan kapasitas militer ini dilakukan sebagai respon terhadap rencana AS untuk menarik diri dari perjanjian nuklir