Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) mengajak para pengurus, relawan dan juga dari komunitas survivor kanker nonton bareng (nobar) film “Bebas”
Bicara soal kanker tidak melulu mengenai penyembuhan. Jika mampu dicegah, penyakit dengan jumlah kematian nomor satu di dunia ini bisa ditekan angka kejadiannya.
Selagi obat kanker belum ditemukan, masyarakat hanya bisa melakukan tindak pencegahan dengan cara meminimalisasi faktor risiko, maupun deteksi dini.
Tidak hanya perempuan, laki-laki pun dapat terserang oleh penyebab kematian nomor dua di Indonesia ini.
Kegiatan yang YKPI lakukan sebagai wujud dukungan pada para pejuang kanker payudara yang tengah melakukan pengobatan agar terus bersemangat mengalahkan kanker.
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggelar Pita Pink Fun Walk di kawasan car free day Sudirman, Jakarta, pada Minggu (13/10).
Padahal bila diperiksakan ke dokter sejak awal, peluang untuk sembuh lebih tinggi dibandingkan sudah memasuki stadium lanjut.
Bertepatan dengan HUT YKPI, Rima yang terkenal lewat film ‘Kupu-Kupu Putih’ yang populer di era 80-an itu ternyata juga sedang berulang tahun ke-80 di hari yang sama.
Ketua YKPI memberi apresiasi kepada anak-anak sekolah yang telah menemukan tanaman Bajakah sebagai antioksidan penyakit kanker.
Terdapat dua alasan yang membuat perempuan berpikir ulang untuk melakukan deteksi dini kanker payudara.