Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus lebih intensif
Kemenekraf/Barekraf bersama Kemendes PDT menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Ekonomi Kreatif.
Kemendes dan BGN Kolaborasi Maksimalkan BUMDes Dukung Program MBG
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kantor Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta, pada Senin
enteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengungkapkan bahwa Muslimat adalah organisasi badan otonom dari Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) yang fokus terhadap isu-isu penting, salah satunya pemberdayan masyarakat desa.
Mendes Yandri menilai organisasi nasional yang mewadahi kepala desa dan perangkat desa itu merupakan kunci dalam pembangunan desa termasuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Apalagi Kemendes PDT telah menggandeng Polri untuk pengawasan Dana Desa ini.
Menurut Mendes Yandri penyusunan sistem pengawasan dana desa itu kini masih dalam proses pematangan, mengingat banyaknya jumlah desa di Indonesia, yang mencapai 75.265.
Mendes Yandri menjelaskan bahwa BUMDes juga berperan menarik investasi ke desa
Mendes PDT Yandri Susanto mengklarifikasi bahwa pelaku pemerasan terhadap kepala desa (kades) ialah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan oknum wartawan, bukan keseluruhan dari kedua profesi itu