Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih kembali menyerahkan uang hasil suap PLTU Riau-1 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengaku sempat terkejut ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendak menangkap kadernya, Eni Maulani Saragih.
KPK memperpanjang masa penahanan terhadap mantan Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) disebut berminat untuk menggarap proyek yang ada di PLN. Hal itu disampaikan Setnov saat bertemu Dirut PLN Sofyan Basir.
Dirut PLN Sofyan Basir membongkar isi pertemuannya dengan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo. Saat itu, Johannes diantar mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.
Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengaku kenal dengan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo sebagai terdakwa kasus suap PLTU Riau-1.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi bukti aliran suap PLTU Riau-1 ke Partai Golkar. Hal itu terkait uang suap PLTU Riau sebesar Rp2 miliar untuk keperluan Munaslub Golkar.
KPK meyakini adanya dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Sebab, Sofyan kerap disebut terlibat sejak awal pembahasan proyek tersebut.
Persidangan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo menjadi pintu masuk untuk menjerat Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1.
Dirut PLN Sofyan Basir disebut sebagai pihak yang berperan untuk melobi Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Kotjo terkait jatah fee untuk Idrus Marham.