Pembenahan ini perlu dilakukan segera oleh Pemerintah untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa karena lambannya penanganan pasien dan minimnya fasilitas kesehatan.
Militer menahan sejumlah tenaga medis yang sedang merawat pasien Covid-19, karena dianggap mendukung demonstran penentang kudeta.
Infeksi sebelumnya dianggap sangat jarang, tetapi kasus tersebut membengkak selama pandemi COVID-19, biasanya menyerang pasien setelah pemulihan dari COVID-19.
Pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia membuat semua pihak prihatin. Dari data yang terhimpun, jumlah kasus pasien terinfeksi yang meninggal dunia telah mencapai angka 74,920 orang dari total kasus sebanyak 2,91 juta.
Jumlah tersebut berkurang 365 orang dari hari sebelumnya yang mencapai 5.795 orang. Pasien tersebut dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran.
Diperlukan perhatian ekstra terkait pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di garda terdepan penanganan pasien Covid-19.
Informasi terkini dari RSD Wisma Atlet, total pasien yang dirawat sebanyak 6.191 orang.
Peduli dengan tenaga kesehatan dan pasien rawat Covid-19, RSD Wisma Atlet menerima bantuan ini.
Siapapun yang menimbun obat, tabung oksigen, maupun berbagai sarana dan prasarana penunjang penyembuhan pasien Covid-19, patut dipertanyakan rasa kemanusiaannya.
Camat Matraman, Andriansyah mengatakan, GOR Matraman disiapkan untuk ruang isolasi guna mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19.