Dia beralasan, program vaksinasi dan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit saat ini tetap terkendali.
Berdasarkan data terkini, kebutuhan oksigen bagi pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan.
Isoman menjadi solusi bagi pasien yang tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau masih dalam kondisi bergejala ringan di tengah keterbatasan ketersediaan rumah sakit (RS) untuk pasien Covid-19.
Merawat pasien COVID-19 yang parah dan kritis dengan antagonis interleukin-6 ini yang menghalangi peradangan mengurangi risiko kematian dan kebutuhan akan ventilasi mekanis.
Pendirian tenda darurat menyusul meningkatnya pasien korban Covid-19.
Ada sejumlah gedung, kata Ramadhan, yang telah disiapkan Kemenag untuk membantu penanganan pasien Covid-19.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pasien yang melakukan isolasi mandiri untuk tetap memperoleh layanan kesehatan.