Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura yang terpilih secara aklamasi pada Munas ke-III, Oesman Sapta Odang (OSO) membantah pernyataan Wiranto yang menyebut gagal memimpin partai.
Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura yang terpilih secara aklamasi pada Munas ke-III, Oesman Sapta Odang (OSO) menanggapi santai pernyataan Wiranto yang menyatakan mundur sebagai Dewan Pembina.
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura menetapkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) periode 2019-2024 secara aklamasi.
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura kembali menetapkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) periode 2019-2024.
Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyampaikan ucapan syukur atas badai yang telah dilewati. Sebab, pihak yang ingin merebut dan merusak partai telah hengkang.
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) memilih untuk tetap komitmen bersama partai, ketimbang tawaran Presiden Jokowi untuk menduduki jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Partai Hanura kembali mengusung Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum pada Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 17-19 Desember 2019.
Rapimnas Partai Hanura merekomendasikan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) dalam Muyawarah Nasional (Munas) yang rencananya Desember mendatang.
DPP Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO), mengancam kubu Wiranto Cs untuk segera mengembalikan semua aset partai yang dikuasainya.
Dengan berpedoman pada Pancasila, lanjut OSO, maka demokrasi kita akan mempunyai tujuan yang sama yaitu terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.