Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan DPR dalam menjalankan kinerjanya, menyadari belum maksimal dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan kinerja DPR RI selama tahun sidang 2022-2023 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2023).
Jika waktunya masih ada dan memungkinkan, setelah dialog selesai, saya minta kepada staf dari Kesekjenan DPR RI untuk memandu berkeliling komplek parlemen Indonesia. Mengunjungi ruang rapat paripurna, ruang rapat komisi, museum, perpustakaan dan fasilitas lainnya.
Bangsa Indonesia hendaknya setia kepada sifat asalnya, yaitu bangsa yang berbeda-beda tetapi dipersatukan oleh Pancasila. Kita semua, elemen bangsa Indonesia, hendaknya memahami dan mengerti, kapan waktunya bertanding dan kapan kembali bersanding.
Hal itu disampaikan dalam pidato pembuka Sidang Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2023-2024.
Penyampaian keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN 2024 Beserta Nota Keuangannya dilakukan dalam Rapat Paripurna
DPR RI juga akan memberikan perhatian pada penyelenggaraan tahapan Pemilu yang sudah mulai dilaksanakan pada tahun 2023.
Kami sampaikan kinerja Pembentukan Undang-Undang sejak tahun 2019 hingga saat ini, yang merupakan sejumlah Undang Undang yang telah selesai dibahas DPR RI bersama Pemerintah, yaitu sejumlah 64 Undang-undang melalui Alat Kelengkapan DPR RI.
Berdasarkan Order of Business, Sidang Paripurna Kedua dalam rangkaian Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly atau AIPA kali ini memiliki 3 agenda utama.
Uji kelayakan dan kepatutan dilanjutkan dengan rapat internal pengambilan keputusan yang dilakukan secara musyawarah untuk mufakat dengan menyetujui memilih dua nama menjadi ADK OJK periode 2023-2028.