General Manager Komersial PT. Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti didakwa menyuap anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso sebesar Rp 311.022.932 dan USD 158.733.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua anggota Komisi VI DPR Inas Nasrullah Dzubir dan Nasril Bahar terkait kasus dugaan suap distribusi pupuk antara PT. Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan Pupuk Indonesia.
KPK tidak menutup kemungkinan menjerat PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan pasal pidana korporasi. Hal itu jika terdapat bukti-bukti dalam fakta persidangan terdakwa Manajer Marketing PT HTK, Asty Winasti.
KPK memastikan ada pihak lain yang mendorong Manajer Marketing PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti menyuap Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso.
Manajer Marketing PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti segera menjalani sidang perdana terkait kasus suap kerja sama pengangkutan pupuk antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT HTK.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dari unsur DPR Terkait kasus suap pelaksanaan kerja sama pengangkutan bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).
KPK mengantongi sejumlah bukti dugaan keterlibatan petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dalam kasus suap sewa menyewa kapal untuk distribusi pupuk.
KPK telah mengantongi bukti-bukti dugaan keterlibatan petinggi PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) maupun PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) dalam kasus dugaan suap distribusi pupuk.
KPK telah mengantongi banyak bukti dugaan keterlibatan PT Pupuk Indonesia terkait kasus suap distribusi pupuk yang menjerat Manager PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) Asty Winasti (AWI) dan anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.
KPK memperpanjang masa penahanan politikus Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka kasus dugaan suap pengangkutan pupuk antara PT Pupuk Indonesia Logistik dan PT Humpuss Transportasi Kimia.