Latihan ini merupakan bagian dari upaya mendorong kerja sama keamanan yang lebih besar untuk melawan ancaman rudal Korea Utara.
Sejak 1990-an, Pyongyang mempermasalahkan NLL dengan alasan bahwa NLL seharusnya berada jauh di selatan.
Rudal, yang diduga merupakan jarak menengah atau lebih, terbang sekitar 1.000 km (621 mil) ke arah perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.
Pertemuan Komisi Militer Pusat dari Partai Buruh yang berkuasa pada Senin terjadi di tengah meningkatnya ketegangan karena laju latihan militer bersama oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan semakin intensif.
Menaker: Korea Selatan Banyak Membutuhkan Tenaga Kerja Terampil
Negara itu menguji jenis senjata serangan bawah air tak berawak berkemampuan nuklir lain yang disebut Haeil-2.
Korea Utara mengkritik latihan tersebut sebagai "pemicu untuk mendorong situasi di semenanjung Korea ke titik ledakan".
Pesawat pembom jarak jauh itu ikut serta dalam latihan udara bersama dengan jet tempur AS dan Korea Selatan di Semenanjung Korea.
Kim mengatakan petisi semacam ini bisa menjadi plot politik oleh kantor Presiden Volodymyr Zelenskyy.