Presiden Jokowi diyakini telah mengantongi bukti-bukti terkait aktor politik di balik aksi demonstrasi pada 4 November yang lalu.
Presiden Jokowi diminta mengungkap aktor politik yang disebut menunggangi kericuhan demonstrasi pada 4 November yang lalu.
Kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap telah terjadi diskriminasi hukum.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai tidak memiliki tata cara bahasa alias bodoh dalam bicara.
Menurut Haedar, kepolisian yang bertugas menegakkan hukum diminta tidak mengembangkan tafsir-tafsir, yang dikhawatirkan menambah keraguan maupun ekskalasi.
Tudingan Presiden Jokowi soal aktor politik dinilai mirip dengan cara Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
PDI Perjuangan (PDIP) mengaku aktor politik yang disebut Jokowi adalah yang merasa menjadi korban fitnah sebelum aksi demo berlangsung.
PDIP mengaku telah mengetahui aktor politik yang disebut Presiden Jokowi sebagai dalang kericuhan demonstrasi 4 November yang lalu.
Komisi III DPR akan membentuk tim pengawas (Timwas) proses hukum kerusuhan 4 November 2016.
Presiden Jokowi dinilai hanya sekedar memberi peringatan terkait tudingan aktor politik yang menunggangi aksi damai pada 4 November yang lalu.