FSB menyebut Telegram merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh teroris internasional di Rusia.
Kepala komite parlemen Iran untuk Keamanan Nasional, Alaa Borojordi mengatakan, larangan tersebut akan mulai berlaku pada 20 April, menurut kantor berita ILNA Iran.
Pyongyang mengirim telegram sekitar pukul 22.00 waktu setempat kepada Seoul alasan di balik pembatalan acara 4 Februari.
Di dalam surat telegram lainnya yang bernomor ST/15/I/2018 nama Jenderal Polisi Budi Gunawan juga dimutasi menjadi Perwira Tinggi.
Javad Azari Jahromi menyebut pemboikotan permanen media sosial Instagram dan Telegram hanya bersifat sementara.
Pemerintah Iran tampaknya tak cukup puas memblokir Facebook untuk warganya.
Kemenkominfo secara resmi membuka kembali 11 DNS aplikasi Telegram berbasis web yang diblokir sejak 14 Juli 2017.
Indonesia menjadi salah satu negara penting untuk pengembangan telegram, Durov mengatakan, ada 20.000 pengguna yang bergabung ke layanan Telegram setiap harinya
Menteri Komunikasi dan Informatika Mahmoud Iran, Vaezi menyerukan agar akses warganya menggunakan Twitter tak diblokir
Pemerintah mendeteksi adanya ribuan aktivitas komunikasi antar negara dalam aplikasi tersebut yang mengarah kepada aktivitas terorisme.