Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah terkait adanya aliran dana suap PLTU Riau-1 sebesar Rp 2 miliar untuk pembiayaan Munaslub Partai Golkar.
Menjelang pendaftaran pasangan capres-cawapres, sejumlah aktivis Pro Jokowi mendeklarasikan berdirinya Projo Karya. Deklarasi itu sekaligus menyampaikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai cawapres Jokowi.
Mohamad Nasir menantang Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, supaya menghasilkan riset yang dapat digunakan sebagai bahan farmasi.
Fungsionaris DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menepis tudingan yang menyebut ketua umumnya, Airlangga Hartarto telah mengadu domba Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Kelima calon wakil Presiden itu antara lain Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Archandra Tahar, TGB Muhammad Zainul Majdi dan Asman Abnur.
Golkar berhak mengajukan siapapun di antara kader-kadernya maju dalam kontestasi eksekutif. Namun, pada akhirnya elektoral lah yang akan menentukan.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menemui Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Pertemuan itu dalam rangka meminta restu terhadap pasangan Jokowi-Cak Imin (JOIN).
Setelah menemui politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga akan menemui Airlangga Hartarto dan Surya Paloh.
Zulkifli pun sempat bertemu dengan Airlangga yang hendak meninggalkan lokasi di halaman gedung PP Muhammadiyah
Partai Golkar tidak mempersoalkan siapapun calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019. Bagi Golkar yang terpenting adalah menang dalam pertarungan.