Washington menekan Iran karena program rudal nuklir dan balistiknya, dan mengobarkan perang proksi di negara-negara Timur Tengah lainnya.
Moskow tidak menerima apa pun yang sedang dilakukan terhadap Iran saat ini.
Iran sebagai suatu negara sudah gagal setelah Washington memberlakukan sanksi kuat tahun lalu.
Arab Saudi meningkatkan program rudal balistiknya dengan bantuan China menurut laporan intelijen Amerika Serikat (AS).
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menegaskan Iran mematuhi kesepakatan tersebut.
Di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, Washington bersedia melakukan pertemuan dengan Iran tanpa syarat.
Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Iran tidak akan bernegosiasi dengan Washington, tetapi Rouhani mengisyaratkan kemungkinan melakukan negoisasi, jika sanksi yang diberlakukan di negara itu dicabut.
Laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang dikirim ke negara-negara anggota badan tersebut, menyebutkan bahwa Iran tetap berada dalam batasan, termasuk memperkaya uranium dan stok uranium yang diperkaya.
Amerika Serikat (AS) yakin Rusia diam-diam melakukan uji coba nuklir tingkat rendah.
Ryabkov menyayangkan baru-baru ini kampanye tekanan maksimum AS terhadap Iran tanpa memberikan opsi alternatif untuk Republik Islam.