Pertamina perlu memastikan semua jenis BBM seperti Pertalite, Pertamax, Solar, serta LPG subsidi 3 kg tersedia secara aman dan merata, terutama di wilayah yang menjadi tujuan utama mudik masyarakat.
Kuota minyak solar sebesar 18,8 juta kiloliter dan minyak tanah 525.000 KL
Saya lihat di tingkat pemerintah ini yang tidak kompak. Menteri Keuangan Sri Mulyani berkali-kali menyebut rencana tersebut akan diimplementasikan pada tahun anggaran 2025. Tetapi Menteri Teknis mewacanakan waktu implementasi yang berubah-ubah.
Kebijakan pengaturan harga jual BBM bersubsidi selama ini jadi domain Presiden, bukan menteri. Menteri hanya melaksanakan saja kebijakan yang dibuat Presiden, bukan membuat norma baru terkait urusan yang bersifat strategis.
Tentunya program ini tidak serta-merta dapat dijalankan Pemerintah pada tanggal 1 September tersebut. Karena perlu kejelasan skenarionya seperti apa melalui pembentukan regulasi terkait.