Pakistan mempertanyakan intervensi militer Amerika Serikat (AS) seperti di Suriah, Irak dan Afghanistan.
Erdogan mengatakan, Turki lebih fokus pada penarikan pasukan AS yang diumumkan daripada pernyataan presiden Prancis bahwa tentara Prancis akan tetap tinggal.
Kementerian bereaksi atas penyataan "tak berdasar dan fitnah" Benjamin Netanyahu terhadap tentara Turki.
Koalisi pimpinan Amerika Serikat melakukan serangan udara pekan lalu di Suriah, kurang dari seminggu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan dari negara konflik tersebut.
Pasukan AS tidak pernah memasuki pertempuran nyata dan bermakna melawan kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS).
Trump telah menerima undangan dari Presiden Erdogan untuk mengunjungi Turki pada 2019 melalui sambungan telpon pada Minggu (23/12).
Pernyataan Trump itu beberapa hari setelah mengumumkan di akun Twitternya untuk menarik sekitar 2.000 pasukan AS dari Suriah.
Presiden AS memuji kemampuan mitranya dari Turki untuk membasmi teroris di Suriah.
Kelompok teroris YPG / PKK telah menguasai kota Hajin, markas besar kelompok teroris Daesh di Suriah timur pada Senin (24/12).
Perintah untuk menarik pasukan militer Amerika Serikat (AS) dari Suriah rupanya sudah ditandatangani oleh Presiden Donald Trump